Monday, October 31, 2011

Mitos Theatre of Dreams Untuk Sang Calon Juara

Old Trafford dikenal sebagai Theatre of Dreams. Panggung impian setiap pemain Manchester United untuk mencetak sejarah dan meraih gelar juara.


Theatre of Broken Dreams: Chicharito dkk saat kalah di kandang sendiri dari City

Namun, Theatre of Dreams tak hanya mempersembahkan "tahta" untuk sang tuan rumah. Dalam sejarah Premier League, ada semacam mitos bahwa setiap tim juara "wajib" mengalahkan Manchester United di Old Trafford.

Faktanya, EMPAT dari tujuh tim yang mengalahkan Manchester United dalam persaingan menuju gelar juara Premier League selalu dilalui dengan kemenangan di Old Trafford.

Chelsea menang 2-1 di Old Trafford musim 2009-10 dan menang 3-1 di musim 2004-05. Arsenal juga menang di Old Trafford ketika menjadi juara tahun 2002 dan 1998 (sama-sama dengan skor 1-0).

Di luar itu, Chelsea yang menjadi juara tahun 2006 kalah 0-1 di Old Trafford, tapi The Blues menang 3-0 di Stamford Bridge. Sementara Arsenal yang menjadi juara tahun 2004 meraih hasil seri pada dua fixture lawan Manchester United.

Hanya Blackburn Rovers yang juara liga tahun 1995 dan mengalami dua kekalahan kandang-tandang dari Manchester United. Toh, Alan Shearer dkk masih tetap membawa trofi Premier League ke Ewood Park.

Bagaimana dengan musim ini? Bila kita mengacu pada kemenangan 6-1 Manchester City di Old Trafford pekan lalu, tentu pasukan Roberto Mancini kini sudah menggenggam satu "modal awal" untuk juara. Ya, City sudah meraih apa yang dilakukan Chelsea dan Arsenal saat menjadi juara Premier League.

Uniknya, Chelsea yang jadi rival perebutan gelar juara musim ini sudah kalah di Old Trafford (1-3), sementara Arsenal yang masih berada di luar empat besar juga sudah kalah di Old Trafford (2-8).

Namun satu musim kompetisi tidak ditentukan dalam satu pertandingan. Ada 37 pertandingan lain yang menjadi penentu apakah musim ini Kun Aguero dkk benar-benar mampu mengganti warna Manchester dari merah menjadi biru muda.

Berikut daftar juara Premier League dan hasil pertandingan mereka lawan Manchester United.

Musim 2009/10:
08/11/2009: Chelsea 1-0 Man Utd - MENANG
03/04/2010: Man Utd 1-2 Chelsea - MENANG

Musim 2005/06:
06/11/2005: Man Utd 1-0 Chelsea - KALAH
29/04/2006: Chelsea 3-0 Man Utd - MENANG

Musim 2004/05:
15/08/2004: Chelsea 1-0 Man Utd - MENANG
10/05/2005: Man Utd 1-3 Chelsea - MENANG

Musim 2003/04:
21/09/2003: Man Utd 0-0 Arsenal - SERI
28/04/2004: Arsenal 1-1 Man Utd - SERI

Musim 2001/02:
25/11/2001: Arsenal 3-1 Man Utd - MENANG
08/05/2002: Man Utd 0-1 Arsenal - MENANG

Musim 1997/98:
09/11/1997: Arsenal 3-2 Man Utd - MENANG
14/03/1998: Man Utd 0-1 Arsenal - MENANG

Musim 1994/95:
23/10/1994: Blackburn 2-4 Man Utd - KALAH
22/01/1995: Man Utd 1-0 Blackburn - KALAH

Sebagai tambahan, kekalahan setengah lusin gol yang dialami Manchester United pekan lalu bukan kali pertama sebuah tim juara bertahan kebobolan enam gol di kandang sendiri.

Dalam sejarah top flight division, sebelumnya pernah tiga kali juara bertahan kemasukan enam gol di kandang sendiri, meski ketiganya terjadi sebelum Perang Dunia II.

Ironisnya, tim terakhir yang kebobolan enam gol tersebut adalah Manchester City, kalah 1-6 dari Middlesbrough pada 9 Maret 1938 lalu. Ketika itu City kemudian terdegradasi.

Dua kekalahan tuan rumah sekaligus juara bertahan dengan skor besar lainnya juga melibatkan duo Manchester, yakni kemenangan 6-2 City di markas Everton (15 September 1928) dan Manchester United menang 6-1 di markas Newcastle (12 Oktober 1907).

Berikut daftar juara bertahan yang kebobolan enam gol di kandang sendiri:

12 Oktober 1907 - Newcastle 1-6 Man Utd
15 September 1928 - Everton 2-6 Man City
09 Maret 1938 - Man City 1-6 Middlesbrough
23 Oktober 2011 - Man Utd 1-6 Man City

Ditulis Oleh : News Online // 2:53 AM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment