Tuesday, November 1, 2011

Tragedi Hillsborough "JUSTICE FOR THE 96"




15 April (1989) akan selalu menjadi hari yang emosional bagi seluruh supporter Liverpool FC di seluruh dunia. Salah satu tragedi kelam yang “menodai” perjalanan sebuah klub sepak bola tersukses di daratan Inggris, Sebuah tragedi yang menyisakan kontroversi hingga sekarang. Sebuah tragedi yang dikemudian hari akan mengubah dan menjadi landasan akan lahirnya peraturan soal standar keamanan stadion sepak bola.

kejadian ini berawal dari digelarnya partai semi final Piala FA antara Liverpool vs Nottingham Forest yang digelar di Stadion Hillsborough, kandang Sheffield Wednesday. pertandingan yang harusnya enak dinikmati tiba-tiba berubah menjadi kuburan massal buat liverpudlian.



Akibat massa yang berlebihan dan berebut masuk ke Hillsborough, sementara kapasitas stadion milik klub Sheffield Wednesday yang tidak memadai menyebabkan 95 orang meninggal pada Kejadian tersebut, seorang lagi meninggal setelah mengalami koma selama 4 tahun sehingga menambah jumlah korban menjadi 96 orang. 89 diantaranya laki - laki serta 7 orang perempuan. Berdasarkan umur, kebanyakan diantaranya berusia dibawah 30 tahun serta 13 orang diantaranya dibawah usia 20 tahun. Korban termuda adalah seorang anak laki - laki berusia 10 tahun, salah satunya adalah sepupu dari gerrard.

730 orang terluka di dalam stadiun serta 36 terluka di luar stadiun. Ratusan orang mangalami trauma karena peristiwa tersebut

.

Nama korban jiwa dalam tragedi (96) :

* John Alfred Anderson (62)
* Colin Mark Ashcroft (19)
* James Gary Aspinall (18 )
* Kester Roger Marcus Ball (16)
* Gerard Bernard Patrick Baron (67)
* Simon Bell (17)
* Barry Sidney Bennett (26)
* David John Benson (22)
* David William Birtle (22)
* Tony Bland (22)
* Paul David Brady (21)
* Andrew Mark Brookes (26)
* Carl Brown (18 )
* David Steven Brown (25)
* Henry Thomas Burke (47)
* Peter Andrew Burkett (24)
* Paul William Carlile (19)
* Raymond Thomas Chapman (50)
* Gary Christopher Church (19)
* Joseph Clark (29)
* Paul Clark (18 )
* Gary Collins (22)
* Stephen Paul Copoc (20)
* Tracey Elizabeth Cox (23)
* James Philip Delaney (19)
* Christopher Barry Devonside (18 )
* Christopher Edwards (29)
* Vincent Michael Fitzsimmons (34)
* Thomas Steven Fox (21)
* Jon-Paul Gilhooley (10)
* Barry Glover (27)
* Ian Thomas Glover (20)
* Derrick George Godwin (24)
* Roy Harry Hamilton (34)
* Philip Hammond (14)
* Eric Hankin (33)
* Gary Harrison (27)
* Stephen Francis Harrison (31)
* Peter Andrew Harrison (15)
* David Hawley (39)
* James Robert Hennessy (29)
* Paul Anthony Hewitson (26)
* Carl Darren Hewitt (17)
* Nicholas Michael Hewitt (16)
* Sarah Louise Hicks (19)
* Victoria Jane Hicks (15)
* Gordon Rodney Horn (20)
* Arthur Horrocks (41)
* Thomas Howard (39)
* Thomas Anthony Howard (14)
* Eric George Hughes (42)
* Alan Johnston (29)
* Christine Anne Jones (27)
* Gary Philip Jones (18 )
* Richard Jones (25)
* Nicholas Peter Joynes (27)
* Anthony Peter Kelly (29)
* Michael David Kelly (38 )
* Carl David Lewis (18 )
* David William Mather (19)
* Brian Christopher Mathews (38 )
* Francis Joseph McAllister (27)
* John McBrien (18 )
* Marion Hazel McCabe (21)
* Joseph Daniel McCarthy (21)
* Peter McDonnell (21)
* Alan McGlone (28 )
* Keith McGrath (17)
* Paul Brian Murray (14)
* Lee Nicol (14)
* Stephen Francis O'Neill (17)
* Jonathon Owens (18 )
* William Roy Pemberton (23)
* Carl William Rimmer (21)
* David George Rimmer (38 )
* Graham John Roberts (24)
* Steven Joseph Robinson (17)
* Henry Charles Rogers (17)
* Colin Andrew Hugh William Sefton (23)
* Inger Shah (38 )
* Paula Ann Smith (26)
* Adam Edward Spearritt (14)
* Philip John Steele (15)
* David Leonard Thomas (23)
* Patrik John Thompson (35)
* Peter Reuben Thompson (30)
* Stuart Paul William Thompson (17)
* Peter Francis Tootle (21)
* Christopher James Traynor (26)
* Martin Kevin Traynor (16)
* Kevin Tyrrell (15)
* Colin Wafer (19)
* Ian David Whelan (19)
* Martin Kenneth Wild (29)
* Kevin Daniel Williams (15)
* Graham John Wright (17)




Bencana bagi sepak bola Inggris yang hingga kini masih menjadi kontroversi. The Sun, sebuah tabloid di Inggris yang berskala nasional turut menambah panas suasana dengan memuat berita setelah kejadian tersebut dengan headline berjudul “THE TRUTH” dengan 3 sub headlinenya yang berjudul 'Some fans picked pockets of victims'; 'Some fans urinated on the brave cops'; 'Some fans beat up PC giving kiss of life'.


Dapat kita bayangkan betapa sakit hatinya kita melihat headline yg ditulis The Sun diatas, terutama bagi keluarga korban, itulah sebabnya mengapa kita para liverpudlian memboikot tabloid the sun, walau setelah itu tabloid the sun meminta maaf atas kekeliruan berita yang telah dimuat sebelumnya namun karena berita tersebut sudah kadung membuat hati kita sakit sehingga saat ini pun para liverpudlian di seluruh dunia dilarang mengutip atau mengambil berita dari harian tersebut sekalipun berita itu tentang klub kesayangan kita ini.

selain itu, untuk mengenang korban Hillsborough maka setelah kejadian tersebut pada logo Liverpool yang terbaru ditambahkan dua “fire caldron” di kanan-kiri sang burung hati, liverbird yang menggambarkan api abadi untuk mengenang korban Hillsborough.



Selain itu juga setiap tanggal 15 April - hari di mana tragedi tersebut terjadi, fans Liverpool selalu mengadakan upacara peringatan. Bertempat di Kop Stand, ribuan Liverpudlian selalu bergabung bersama pelatih, staff serta petinggi klub untuk mengenang kembali tragedi tersebut.

22 tahun berlalu sejak bencana di Hillsborough, melalui Hillsborough Family Support Group (HFSG) supporter Liverpool terus menuntut keadilan atas meninggalnya 96 anggota keluarga, saudara, teman mereka. Selama hampir dua dekade tanpa kenal lelah HFSG terus mengkampanyekan Hillsborough : JusticeFor96.

Ditulis Oleh : News Online // 9:42 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment