Thursday, November 24, 2011

Villas-Boas dan Kegagalan Permainan Rolet Abramovich

Start terburuk di Premier League selama era Roman Abramovich tak pernah terlintas dalam setiap benak fans Chelsea saat Andre Villas-Boas resmi menggantikan Carlo Ancelotti yang dipecat di lorong Goodison Park.

Krisis terus menghantui Villas-Boas usai kekalahan dari Bayer Leverkusen

Cukup? Belum. Didier Drogba dkk terancam gagal lolos penyisihan grup Liga Champions untuk pertama kali setelah kalah 1-2 dari Bayer Leverkusen.

Gol Manuel Frierich pada injury time di BayArena memberi kemenangan dramatis pasukan Robin Dutt sekaligus meloloskan Leverkusen ke fase knockout.

Hasil ini membuat Chelsea harus mengalahkan Valencia di Stamford Bridge atau imbang dengan skor 0-0 untuk bisa lolos ke babak 32 besar menyusul Arsenal. The Gunners menjadi tim Inggris pertama yang lolos penyisihan grup Liga Champions musim ini.

Sejak sang milyurner Rusia membeli klub London di tahun 2003, juara Eropa adalah obsesi tunggal Tuan Abramovich. Demi gelar Eropa pula ia rela merogoh kocek 50 juta pounds untuk Fernando Torres yang musim lalu hanya mencetak satu gol dalam 18 pertandingan.

Torres bahkan tak dimainkan Villas-Boas di Leverkusen.

The Londoners sudah menelan empat kekalahan dari tujuh pertandingan terakhir di semua kompetisi, sementara Valencia yang akan menjadi lawan terakhir awal Desember nanti, berpesta TUJUH gol tanpa balas ke gawang RC Genk.

Usai pertandingan, Villas-Boas mengakui bahwa kini menjadi beban baginya untuk mengangkat kepercayaan diri Frank Lampard dkk demi menghindari turun kasta alias "terbuang" ke Liga Europa.

"Kepercayaan diri kami sangat rendah, tapi mereka berharap manajer mampu menginspirasi mereka. Itu tugas saya. Tim ini punya bakat besar, kami juga melakukan pekerjaan dengan baik. Saya harus memotivasi mereka untuk meraih kemenangan lawan Wolves hari Sabtu dan Liverpool di Carling Cup hari Selasa nanti,"
"Kami akan menghadapi laga terakhir lawan Valencia untuk menentukan nasib kami. Mereka (Valencia) sedang tampil bagus dan kami butuh dukungan suporter di Stamford Bridge. Ini adalah resiko dari hasil negatif yang kami alami. Satu-satunya cara yang bisa kami lakukan untuk keluar dari situasi ini adalah bekerja lebih keras lagi,"
Setelah dua kekalahan beruntun di kandang sendiri dari Arsenal (3-5) dan Liverpool (1-2), Chelsea wajib mengalahkan Wolves untuk mengembalikan kepercayaan diri sekaligus menyelamatkan musim mereka dan nasib Villas-Boas.

Konon, andai Villas-Boas dipecat saat ini juga, Abramovich harus mengeluarkan kompensasi 20 juta pound. Bila ditambah biaya mendatangkan Villas-Boas dari Porto, total "kerugian" Abramovich adalah 33 juta pound, hanya dalam waktu tak lebih dari LIMA bulan. Nominal yang bahkan lebih mahal dari transfer Robinho dari Real Madrid ke Manchester City.

Tiga kekalahan dalam lima laga terakhir di Premier League membuat Chelsea makin jauh tertinggal dari duo Manchester. The Blues kini berada di peringkat lima dengan poin yang sama dengan Liverpool dan Arsenal.

Musim ini Chelsea sudah kalah dari Manchester United, Liverpool, bahkan Arsenal. Tiga pekan ke depan musim Chelsea ditentukan saat berhadapan dengan Valencia di Liga Champions dan Manchester City di Premier League.

Abramovich mungkin telah menyadari bahwa untuk kesekian kalinya ia di ambang kekalahan dalam permainan rolet.

Bahkan sebelum Natal tiba.
 
Sumber

Ditulis Oleh : News Online // 4:10 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment