Monday, December 26, 2011

EDITORIOAL:Sepakbola Indonesia 2011 & Menuju 2012

PENDAHULUAN
Tahun 2011 merupakan tahun yang penting bagi sepakbola Indonesia, tapi sayangnya itu menjadi penting karena pengulangan kegagalan yang terjadi pada timnas dan PSSI. Ironisnya, keburukan ini lebih banyak mencuri perhatian ketimbang performa pemain.

TIM NASIONAL
Tahun ini, timnas Indonesia U-23 mendapat julukan baru, yaitu 'juara tanpa mahkota. Bagaimana tidak, setelah tampil bagus di sepanjang putaran grup SEA Games ke-XXVI, juga di sejumlah ujicoba, namun di laga final, Egi Melgiansyah dkk hanya bisa meraih medali perak setelah takluk lewat drama adu penalti oleh Malaysia.

Sementara timnas senior Indonesia lebih meraih kesuksesan dengan lolos ke babak ketiga Pra-Piala Dunia 2014 zona Asia. Langkah tersebut menjadi langkah positif karena bisa berkompetisi dengan sejumlah raksasa Asia. Akan tetapi, di babak ini tim asuhan Wim Rijsbergen tak banyak berbicara. Di Grup E, Indonesia hanya menjadi bulan-bulanan tim lain dan harus menghuni dasar klasemen dengan lima kekalahan dan satu hasil imbang.

KOMPETISI DOMESTIK & KOMPETISI ANTARKLUB ASIA

Tahun ini, kompetisi sepakbola di Indonesia memasuki masa transisi. Hal ini tak bisa dilepaskan terjadinya reshuffle di jajaran petinggi PSSI. Kompetisi kasta tertinggi di Indonesia yang musim lalu diberi nama Superliga Indonesia (ISL) diganti namanya menjadi Liga Prima Indonesia pada awal Oktober.

Namun proses transisi tidak berjalan mulus. Saat ini berjalan dua kompetisi, di mana masing-masing penyelenggara mengklaim menjadi kompetisi resmi sepakbola di Indonesia. Sampai saat ini belum ada indikasi akan ada penyamaan visi dan misi kompetisi dari masing-masing penyelenggara untuk mengembangkan dan memperbaiki kualitas sepakbola Indonesia.

Sementara di level internasional, ada kabar positif dari wakil-wakil Indonesia yang berkaga di kompetisi antarklub Asia. Persipura Jayapura, yang merupakan juara Superliga Indonesia 2010/11, menjadi tim Indonesia pertama yang bisa melangkah ke perempat-final Piala AFC, Liga Euroa-nya Asia. Sementara Sriwijaya FC juga bisa lolos ke 16 besar.

Sementara Arema Indonesia mengalami kesulitan bermain di Liga Champions Asia. Berada satu grup dengan raksasa Asia seperti Jeonbuk Hyundai Motors, Cerezo Osaka dan Shandong Luneng, Arema mengakhiri fase grup dengan berada di dasar klasemen.

PEMAIN DI LUAR NEGERI
Indonesia sudah memiliki sejumlah perwakilan di tim-tim Eropa dan Amerika Selatan. Syamsir Alam dan Zaenal Haq misalnya, yang tahun ini bergabung dengan raksasa Uruguay, Penarol. Tapi saat ini kedua pemain itu masih membela tim junior Penarol. Meski begitu, menjadi pengalaman berharga bagi keduanya karena juga bisa mengangkat citra sepakbola Indonesia.

Selain itu, ada Alfin Tuasalamony, Yandi Sofyan Munawar dan Yericho Christiantoko yang juga bermain untuk klub asing di luar Indonesia. Namun mereka tidak merumput di Amerika Selatan, melainkan di Eropa bersama klub Belgia, CS Vise.

Di Belanda, pemain keturunan Stefano Lilipaly melakoni debutnya bersama FC Utrecht di Eredivisie Belanda. Saat ini dia bahkan menjadi salah satu andalan di tim utama.

Tapi kabar yang paling menyita perhatian adalah dengan keputusan Espanyol, klub La Liga Spanyol, yang menarik pemain Indonesia, Arthur Irawan. Arek Suroboyo itu belum akan dimainkan bersama tim utama, melainkan masih akan ditempatkan di tim junior untuk beradaptasi dengan tim.

PEMAIN TERBAIK TAHUN INI | Andik Vermansyah, Persebaya 1927 & U-23 NT
Media luar negeri, utamanya Portugal, menyebutnya sebagai Messi-nya Indonesia. Selain memiliki kemiripan fisik, yaitu pendek dan memiliki kecepatan, Andik Vermansyah juga tampil bagus saat membela Indonesia U-23 di SEA Games 2011.

Bahkan saat tampil di laga ujicoba melawan Los Angeles Galaxy, Andik telah membuat kagum David Beckham dan Bruce Arena. Pelatih Galaxy bahkan sempat memunculkan isyarat untuk memboyong Andik ke Amerika Serikat, setidaknya untuk mengikuti latihan.

Tapi, sudah ada ketertarikan langsung dari sejumlah klub Portugal. Media lokal Portugal mengklaim Benfica, Porto dan klub Serie A Italia Novara tertarik untuk memboyong Andik dalam waktu dekat. Luar biasa.

MOMEN TERBAIK TAHUN INI | Kontra Turkmenistan di Kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014
Di bulan Juli, pada laga yang sangat menentukan melawan Turkmenistan di leg kedua kualifikasi Pra-Piala Dunia 2014, Indonesia memulai laga dengan menjadi favorit. Di stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Indonesia bisa mengakhiri laga di babak pertama dengan keunggulan 3-0.

Tapi di babak kedua, Indonesia harus membayar mahal atas kegagalan mereka menjaga konsentrasi dan mental juara. Turkmenistan bisa memperkecil skor menjadi 4-3 sesaat sebelum pertandingan berakhir. 
HARAPAN UNTUK SEPAKBOLA INDONESIA DI 2012
Mengakhiri masalah di internal PSSI harusnya menjadi target utama. Pasalnya dari situlah sepakbola Indonesia bisa mulai disusun, direncanakan dan diarahkan ke posisi yang jauh lebih baik dari sekarang ini.

Dengan berkaca pada 2011, PSSI harus bisa bersikap lebih bertanggung jawab dan tegas karena merekalah sebagai regulator sepakbola di Indonesia. Dan juga dibutuhkan kebesaran hati para pengurus untuk lebih ikhlas dalam menjalankan roda kompetisi dan mengembangkan sepakbola Indonesia, bukan untuk hal lainnya.

Untuk kontestan di kompetisi antarklub Asia, Arema Indonesia menjadi satu-satunya tim yang menjadi perwakilan Indonesia yaitu di ajang Piala AFC. Sementara untuk kompetisi Liga Champions Asia, jatah Persipura ditangguhkan AFC karena keputusan mereka untuk tidak ambil bagian di kompetisi bikinan PSSI, Liga Prima Indonesia.

Untuk timnas Indonesia, baik di level senior mau pun junior, harapan untuk mereka meraih prestasi tetaplah tinggi. Di tahun 2012, ada turnamen Kejuaraan Sepakbola Asean, atau yang biasa disebut AFF Cup. Jika mereka bisa menjadi yang terbaik, julukan 'juara tanpa mahkota' bisa ditanggalkan.

Dengan bergantinya tahun, diharapkan sepakbola Indonesia bisa mengarah ke arah yang lebih baik. Setuju?



Ditulis Oleh : News Online // 11:22 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment