Saturday, December 3, 2011

HM Noer Rombak Arema Indonesia


Konflik internal Arema Indonesia ternyata terus berlanjut. Ketua Yayasan Arema HM Noer melakukan perombakan besar-besaran di tubuh manajemen Arema Indonesia, kendati tim Singo Edan sudah harus menjamu PSMS Medan di kompetisi LPIS 2011/12 pada Kamis (8/12) mendatang.

Proses perombakan itu tidak hanya memperbarui kontrak seluruh pemain yang telah dilakukan di Hotel Regent Malang, Jum'at (2/12) malam WIB. Namun, kepengurusan di manajemen Arema Indonesia, baik yayasan maupun di PT Arema Indonesia juga dirombak.

Perombakaan itu diawali dengan pergantian manajer tim Arema, Haris Pambudi yang sempat bersitegang dengan striker Arema, Noh Alam Shah. Haris diganti Sigit Nugroho oleh dirut Arema LPIS, Fanda Soesilo. Hanya saja, Sigit Nugroho mengundurkan diri. Lantas HM Noer pun menggantinya dengan Agus Setia.

Menurut HM Noer, lewat kuasa hukumnya, Gunadi Handoko, manajemen menunjuk Agus Setia karena memiliki kemampuan bagus. "Agus memiliki sertifikat untuk menjadi manajer Arema. Jadi, sekarang manajer yang sah adalah Agus Setia ini," terang dia saat pembaruan kontrak pemain di Hotel Regent Malang.

Selain itu, HM Noer  menjelaskan bila Pembina Yayasan Arema masih dipercayakan kepada dua  jenderal yang sudah purna. Mereka dalah Rudolf Butar Butar dan Suprapto. Sedangkan posisi dirut PT Arema Indonesia yang sebelumnya dipegang Faanda Soesilo, kini dipercayakan pada Siti Nurzanah.

Perombakan itu dilakukan HM Noer, konon karena sejak awal memang tidak sejalan  dengan Lucky Acub Zainal. Sebab, Lucky dianggap jalan sendiri terkait dengan investor.

Sementara, kubu Lucky Acub Zainal sebagai pendiri Arema merasa HM Noer sulit diajak komunikasi. Sebab, selama ini selalu sering menghilang, terutama bila harus menyelesaikan masalah-masalah terkait hak-hak pemain.

Konflik itu kian tajam, setelah Lucky membawa Fanda Soesilo. Apalagi, Fanda sempat mengeluarkan statement saat Arema launching tim. Kala itu, Fanda mengaku tidak kenal dengan HM Noer.

Pernyataan itu ternyata membuat konflik semakin tajam dan terbuka. Puncaknya, HM Noer melakukan perombakan di tubuh manajemen mulai dari pembaruan tanda tangan kontrak pemain hingga susunan kepengurusan di jajaran manajemen.

Sumber

Ditulis Oleh : News Online // 3:27 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment