Friday, December 16, 2011

Neymar! Antara Brasil, Messi, Barcelona dan Pembuktian Diri

Bocah 19 tahun ini kemungkinan besar akan jadi simbol sepakbola baru  dari Brasil. Tubuhnya kurus dan tidak terlalu tinggi, yang menonjol hanyalah dandanan rambut mohawk dengan cat pirang yang menyolok serta senyum malunya, itulah Neymar da Silva Santos Jr, bintang baru kebanggaan Brasil.

Setelah menjadi superstar di tanah airnya, Neymar mengalami begitu banyak perubahan yang luar biasa dalam hidupnya. Tawaran dari Eropa terus menggodanya.

Berjuta mata kini siap menyaksikannya untuk membuktikan tentang kehebohan media yang memberitakannya beberapa bulan terakhir ini. Minggu ini, Neymar juga harus membuktikan dan menguji dirinya sendiri untuk bisa menjadi yang terbaik di Final FIFA Piala Dunia Antar Klub 2011 di Jepang.

Pesan dari Brasil jelas, hati-hati Messi!
"Sudah pasti bahwa Neymar akan menjadi yang terbaik di dunia tahun 2014 nanti, saya takkan meragukan itu," kata pelatihnya di Santos, Muricy Ramalho. "Sekarang Messi adalah yang terbaik, Cristiano Ronaldo adalah yang kedua. Neymar yang ketiga terbaik di dunia, tetapi oleh Piala Dunia di Brazil, ia akan menjadi yang pertama."

Pele bahkan melangkah lebih jauh memuji Neymar. "Saya pikir Neymar lebih baik dari Messi, lebih lengkap!" kata pria yang pernah membawa Santos menjadi terkenal.


Neymar da Silva © AFP

Perbandingan di Brazil berlangsung tanpa henti. Ketika Neymar mencetak empat gol untuk Santos pada hari yang sama ketika Messi mencetak hat-trick bagi Barca, yaitu sesaat sebelum keduanya masuk ke dalam daftar 23 pemain untuk mominator Ballon d'Or bulan lalu, halaman depan harian olahraga ternama Brasil di Rio de Janeiro, Lance! menulis headline "Learn Messi!" dengan maksud untuk membandingkan keduanya.

Rendah hati
Neymar sendiri adalah sosok yang rendah hati, dan sedikit malas menjawab ketika ditanya tentang Messi di pusat pelatihan Santos dalam sebuah ruangan yang dihiasi dengan mural pahlawan klub seperti Pele, Robinho dan Elano, tak lama sebelum skuad berangkat ke Jepang.

"Dengar, aku tidak tahu," katanya. "Untuk mendapatkan apa yang Messi miliki, Anda harus bekerja sangat keras, berlatih sepanjang waktu dan benar-benar berdedikasi."

"Ya, saya berharap suatu hari saya bisa pergi ke tempat di mana Messi sekarang berada. Saya telah mendedikasikan diri untuk ini, selalu berlatih dan bekerja. Saya berharap saya bisa bermain melawan Messi di Jepang. Saya akan merasa terhormat. Hari ini ia adalah yang terbaik di dunia."

Walaupun begitu banyak klub yang tertarik pada dirinya, Neymar belum juga terpikat untuk meninggalkan Santos seperti pendahulu-pendahulunya. Terakhir ia menolak tawaran yang datang dari Chelsea dan Real Madrid sebelum menandatangani kontrak baru dengan Santos bulan lalu yang memberinya penghasilan bersih sebesar 550.000 Pounds atau sekitar 7,7 miliar Rupiah per bulan.

Loyalitasnya terhadap Santos menambah kepopuleran pemain kelahiran Sao Paulo ini. Sebagian besar pendukung Brasil mengharapkan Neymar dapat menginspirasi kembalinya Brasil ke gaya lama mereka, Jogo Bonito. Keberhasilan Santos mempertahankan Neymar menjadi isu nasional.

Presiden Santos Luis Alvaro Ribeiro bahkan kabarnya meminta Presiden Brasil Dilma Rousseff untuk ikut membantu negoisasi.

Bank terbesar di Brasil, Bank Santander ikut merasa bangga telah memberi kontribusi mempertahankan Neymar untuk tetap di Brasil. Mereka bahkan mengeluarkan iklan koran sebesar dua halaman untuk merayakannya. Bank asal Spanyol tersebut adalah salah satu dari tujuh perusahaan yang terikat ke dalam sebuah kontrak imajinatif dengan Neymar dan Santos. Mereka membantu Santos yang membutuhkan bantuan dana sebesar 90.000 Pounds atau sekitar 1,2 miliar Rupiah seminggu untuk bisa membayar gaji sang bintang.

"Saya tidak menyesal," kata Neymar ketika ditanya mengenai penolakannya terhadap tawaran menolak Chelsea dan Real Madrid. "Ini masih merupakan mimpi saya untuk bermain di Eropa, tapi saya tidak tahu kapan. Jika saya pergi, saya ingin saatnya tepat. Tapi saya akan tetap bersama Santos hingga 2014, itu pasti."

Dengan rilis klausul dalam kontraknya telah meningkat menjadi 70 juta Pounds, dan opsi bermain di Piala Dunia, ini terlihat menjadi skenario yang paling mungkin, meskipun tawaran besar dari Eropa untuk sementara masih bisa mengubahnya.

Ramalho percaya Neymar akan tetap di Brasil sampai Piala Dunia. "Setiap juara dunia memiliki pemain yang berbeda, seseorang yang spesial. Brasil pada tahun 2014 akan memiliki Neymar yang akan membuat perbedaan. Orang-orang yang menasehati dia memahami betul bahwa setelah Piala Dunia, ketika ia berusia 22, ia akan lebih siap untuk Eropa."

Kesepakatan untuk mengikat Neymar lebih lama tidak lepas dari andil Ramalho sebagai pelatihnya, yang dikenal sebagai 'Profesor' oleh pemainnya.

"Santos menunjukkan kepada dunia dan semua tim lain di Brasil bahwa semuanya mungkin untuk bisa mempertahankan pemain terbaik mereka. Ini sangat penting bagi sepakbola Brasil. Dengan begitu berarti kita dapat menjadi lebih baik, kejuaraan kita dapat menjadi lebih kuat. Klub asing selalu datang untuk mengambil pemain terbaik kami tetapi kali ini Santos menunjukkan hal itu dapat dicegah," katanya.

Kemiripan dengan Barcelona
Ramalho memiliki sedikit kemiripan dengan pelatih Barcelona Pep Guardiola. Ia termasuk pelatih bertangan dingin di Amerika Selatan. Pelatih yang kini berusia 56 tahun itu pernah memenangkan kejuaraan Brazil dengan Sao Paulo pada tahun 2006, 2007, 2008 dan sekali lagi pada tahun 2010 dengan Fluminense. Dirinya pernah menolak melatih Brasil sebelum memimpin Santos menjuarai Libertadores. Kini pelatih bernama lengkap Muricy Ramalho ini akan menjadi favorit kuat untuk memimpin Brasil ke Piala Dunia 2014.

"Penguasaan bola ..." ujar Ramalho, ketika ditanya tentang Barcelona. "Mereka melakukan dua hal penting. Mereka menguasai bola sangat baik dan mereka menekan Anda ketika Anda memiliki bola.

"Secara teknis Barcelona akan menjadi tempat terbaik untuk Neymar. Gaya mereka sangat mirip dengan sepak bola Brasil saat ini. Real Madrid bermain sangat taktis, dengan banyak bertahan, ini akan menjadi sedikit sulit bagi Neymar."

"Sementara Inggris tidak akan tepat untuk Neymar, akan terlalu sulit bermain sangat keras. Penjagaan sangat ketat. Namun yang pasti ia akan menjadi lebih siap untuk itu dan ada banyak tim yang sangat baik seperti Manchester United, dan Arsenal yang paling mirip dengan tim Brasil."

Apa yang dikatakan Ramalho ternyata benar, Neymar juga mengakui jika dirinya menyukai klub dengan filosofi menyerang. Hal itu pula yang menjadi alasan mengapa ia memilih bertahan di Santos. "Santos selalu memiliki tim yang menyerang, yang berani dan bermain dengan karisma. Ini adalah tim yang ada di hati saya," kata Neymar.

Selain itu faktor anak juga menjadi pertimbangan bagi Neymar untuk tetap di Brasil. Ya, Neymar kini telah menjadi seorang ayah dari Davi Lucca yang baru berusia tiga bulan. "Jelas, saya ingin melihat anak saya tumbuh dewasa, aku ingin berada di dekatnya," kata Neymar.

Apakah gangguan tersebut membuatnya kesal?
"Tidak, aku mengerti apa yang terjadi padaku sekarang, aku menjadi terbiasa untuk itu, aku jenis orang yang suka untuk tetap dengan teman-teman. Dekat dengan keluarga. Tidak peduli bagaimana aku menjadi terkenal, betapa kaya aku, aku tidak akan pernah berubah,"  tutupnya.

Sumber

Ditulis Oleh : News Online // 11:23 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment