Tuesday, January 3, 2012

Alhamdulillah..Meski Di Kecam, FIFA Setujui Pemain Berjilbab Ikut Turnamen Internasional

Sebuah keputusan penting  diambil oleh federasi sepakbola internasional FIFA , dengan mengizinkan pemain wanita muslim untuk mengenakan jilbab dilapangan. Walaupun, keputusan ini dibawah kecaman sengit dari kelompok feminis Prancis.

"Peraturan untuk menerima pakaian khusus untuk atlet wanita, telah menimbulkan diskriminasi dan bertentangan dengan peraturan gerakan olahraga yang menetapkan aturan pakaian yang sama tanpa memperhatikan asal usul dan keyakinan," Menurut surat terbuka yang dikirim oleh tiga kelompok Prancis untuk Presiden FIFA, Sepp Blatter yang dikutip oleh OnIslam.

Surat terbuka yang telah ditandatangani oleh Liga Hak Perempuan Internasional (LDIF), FEMIX'SPORTS dan koordinasi Prancis untuk wanita Eropa. Surat ini dikeluarkan karena keputusan FIFA yang mendukung proposal Komite Eksekutif untuk mencabut larangan kontroversial tentang pemakaian jilbab oleh pemain muslim wanita di lapangan.

Perubahan ini datang atas permintaan dari Komite Wanita Asian Football Confederation (AFC) untuk mempertimbangkan kembali peraturan ini. Peraturan FIFA yang berencana untuk melarang jilbab selama Oliampiade 2012, dicetuskan pada bulan april 2010.

Peraturan ini membuat mimpi tim sepakbola wanita Iran di Olimpiade London pupus sudah. Karena Iran terdapat peraturan bahwa semua wanita di Iran wajib menutup hijab dari ujung kepala hingga ujung kaki.

AFC mengatakan bahwa jilbab adalah "Budaya daripada simbol religious". FIFA juga menambahkan dengan mengatakan bahwa "Tujuan penghapusan larangan ini adalah untuk menghilangkan segala bentuk diskriminasi, dan FIFA akan bertanggung jawab untuk itu," kata Organisasi tersebut. 

Pemakaian jilbab tidak mengganggu kredibillitas gerakan pemain. Buktinya, pada Olimpiade 2008 di Beijing, setengah atlet Mesir dan semua atlet Iran, Afghanistan, Yaman memakai jilbab berhasil memenangkan medali emas.

Ditulis Oleh : News Online // 3:09 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment