Wednesday, January 4, 2012

Silikon Payudara Bocor Pindah Ke Ketiak

claire fennemore
Implan payudara berkualitas rendah yang menghebohkan Eropa tidak hanya berisiko memicu kanker, tetapi juga bisa bocor. Salah satu korbannya mengaku, implan tersebut bocor sehingga bergeser dan membentuk benjolan baru di bawah ketiak.

Claire Fennemore (31 tahun), perempuan asal Stevenage merupakan salah seorang pengguna implan payudara Poly Implant Prothese (PIP). Implan yang kini tengah menghebohkan Eropa karena diyakini memicu kanker tersebut memang dijual dengan harga lebih murah dibanding merek lainnya.

Pada Januari 2006, Fennemore memasang implan tersebut di sebuah klinik swasta dengan harga yang sangat terjangkau tentunya. Namun 3 tahun kemudian, ia mendapati ada benjolan kecil di ketiak sebelah kiri yang disertai rasa nyeri saat ditekan.

Saat diperiksa di klinik tempat ia memasang implan tersebut, dokternya mengatakan hal itu cuma efek samping dari kehamilan karena saat itu Fennemore memang tengah mengandung. Perempuan ini cuma diberi pereda nyeri dan dijanjikan benjolan itu akan hilang setelah melahirkan.

Namun begitu anak laki-lakinya lahir, benjolan itu tidak juga hilang dan bahkan makin terasa nyeri saat diraba. Baru pada tahun 2010, ia memeriksakan diri ke dokter lain dan mendapati bahwa benjolan itu berasal dari kebocoran silikon di dalam implan payudaranya.

"Saat saya kembali ke klinik yang memasangnya, mereka seperti cuci tangan dan menyarankan saya ke klinik pemerintah untuk melepasnya secara gratis. Saya kecewa sebaba mereka bermain-main dengan nyawa ribuan pemakai implan ini," keluh Fennemore seperti dikutip dari Telegraph, Senin (2/12/2011).

Dokter bedahnya yang baru, Dr Vik Vijh akhirnya melepaskan implan tersebut pada November 2011. Ketika diukur, benjolan di ketiak sebelah kiri Fennemore yang terbentuk oleh silikon volumenya sudah mencapai 100 ml atau kurang lebih sebesar bola golf.

Terkait kekhawatiran soal risiko kanker, beberapa negara di Eropa memang membebaskan biaya pelepasan implan silikon PIP. Implan tersebut dinilai tidak aman untuk digunakan, karena memakai silikon industri yang sebenarnya ditujukan untuk pembuatan komponen elektronika.
 
http://www.lintas.me/go/4f03c4ef60e53726a6009ad1/vikytaufik.blogspot.com

Ditulis Oleh : News Online // 11:37 AM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment