Monday, January 2, 2012

Tim Paruh Musim Terbaik Liga Inggris 2011-12

Memasuki pergantian tahun, kompetisi Liga Premier Inggris sudah berjalan hingga separuh musim. Tentu ada pemain-pemain yang perannya menonjol hingga membawa pengaruh yang cukup besar kepada timnya. Berikut kami rangkum pemain yang tampil apik di separuh musim LIga Inggris 2011-12.



Ada tiga kiper yang tampil cukup konsisten di tahun 2011, selain Tim Krul ada Brad Friedl yang mengawal gawang Tottenham Spurs dan Joe Hart yang menjadi palang pintu terakhir Manchester City. Tetapi nama Tim Krul menjadi fenomena di Liga Premier Inggris, kiper asal Belanda ini malah diberi label sebagai penerus Edwin van de Sar di skuad De Oranje.

Dalam usia yang relatif muda Tim Krul mampu tampil solid menjaga gawang Newcastle United sehingga mampu tampil impresif di awal musim ini. Bahkan kalah telak dari Chelsea tak lantas memudarkan pesona yang dipancarkan Krul, dirinya tetap bersinar meski harus kebobolan 3 gol di hadapan pendukungnya sendiri.



Konsistensi Micah Richard di Manchester City layak mendapat acungan jempol. Di tengah kepungan pemain bintang City, bek berusia 23 tahun ini masih bisa menjadi tumpuan utama di barisan pertahanan The Citizen dan tercatat dirinya hanya melewatkan dua pertandingan saat City berhasil merajai Liga Inggris. Kombinasi kekuatan fisik dan teknik yang ditampilkannya mampu menjadi kunci pertahanan dan serangan City dari sektor sayap. Hanya tinggal masalah waktu hingga dirinya akan dipanggil kembali ke skuad Inggris.

Ledley King memegang peranan penting di barisan pertahanan, begitu pentingnya peran King, tiga kekalahan yang diderita Spurs musim ini terjadi ketika King absen di lini belakang. Namun dengan kehadiran King, Spurs mampu merangsek hingga ke tiga besar pada papan klasemen Liga Inggris hingga paruh musim ini. Tak diragukan lagi, King adalah salah satu bek terbaik dunia ketika dirinya dalam keadaan fit.

Kehadiran Thomas Vermaelen di lini belakang Arsenal bisa dikatakan kunci dari titik balik The Gunners musim ini. Bek asal Belgia ini memang hampir sepenuhnya absen di musim lalu. Namun ketika bisa kembali tampil di musim ini, Vermaelen mampu tampil solid, tenang guna mengawal lini belakang Arsenal dan kembali ke level permainan terbaiknya.

Bukan tanpa alasan jika Kenny Dalglish memasang Jose Enrique sebagai starter. Bek sayap yang didatangkan dengan nilai transfer 5 juta Pounds dari Newcastle United ini tampil impresif dalam mengawal sebelah kiri pertahanan The Reds. Tak hanya cepat dalam melakukan serangan balik, Enrique juga tak memberikan banyak ruang untuk pemain lawan, untuk urusan yang satu ini Evra dan Ashley Cole harus mengakui keunggulan bek asal Spanyol ini. Banyak pihak yang meminta agar Vicente Del Bosque memanggilnya ke skuad La Furia Roja.



Di posisi gelandang bertahan, muncul nama Scott  Parker yang kembali bangkit bersama dengan Tottenham Hotspur. Dibeli oleh Tottenham dengan harga murah, Parker mampu menjadi penyeimbang gelandang serang yang dimiliki Spurs macam, Luca Modric, Gareth Bale dan Rafael van der Vaart. Penampilan gemilang Parker juga berbuah manis ketika Fabio Capello memberikan kesempatan tampil bersama Timnas Inggris dan membuka jalan berlaga di gelaran Euro 2012 mendatang.

Salah satu pemain kunci dalam skema permainan Manchester City adalah Yaya Toure. Dengan meniru konsep tiki-taka yang dimainkan Barcelona, Toure menjadi tokoh sentral di lini tengah untuk menahan laju bola dan mengatur arah serangan City selanjutnya. Tak hanya itu, pemain asal Pantai Gading ini juga kerap kali mencetak gol penentu bagi kemenangan timnya di laga penting.



Entah bagaimana jadinya jika trio gelandang serang diatas ini mampu bekerja sama dengan baik. Sergio Aguero tampil begitu baik untuk Manchester City sejak didatangkan dari Atletico Madrid. Melakoni debut gemilang dari bangku cadangan saat melawan Swansea, kini penyerang asal Argentina itu sudah mencetak 13 gol di Liga Premier, termasuk hattrick pertamanya di Inggris ke gawang Wigan. Bersama David Silva, Aguero mampu membuka celah serta menciptakan peluang bagi Mario Balotelli dan Edin Dzeko seraya mencetak gol untuk dirinya sendiri.

Meski ada beberapa momen dimana Wayne Rooney tidak bisa menampilkan permainan terbaiknya, namun striker Inggris ini masih bisa tampil gemilang dengan mencetak 13 gol hanya di 16 pertandingan. Rooney memulai musim ini dengan cemerlang, mencetak hattrick saat United menenggelamkan Arsenal 8-2 dilanjutkan dengan hattrick ke gawang Bolton. Hebatnya lagi, tak hanya piawai di lini depan, Rooney juga tampil apik ketika Sir Alex Ferguson memasangnya sebagai gelandang serang.

David Silva tak perlu diragukan lagi menunjukkan permainan yang luar biasa di sepanjang musim ini. Perannya di skema permainan Manchester City seolah tak tergantikan oleh pemain lainnya, termasuk ketika menghancurkan Manchester United dengan 6-1 di kandang mereka sendiri. Umpannya akurat, pergerakannya cepat khas Liga Inggris, Silva kini sudah menjelma menjadi salah satu gelandang serang terbaik di Liga Inggris.



Robin Van Persie memang tampil on fire di paruh musim ini, dan dia terus menjaga konsistensinya hingga membuat Arsenal harus bergantung banyak darinya untuk urusan menjebol gawang lawan. Hingga saat ini, Van Persie juga masih bertengger sebagai pencetak gol terbanyak LIga Inggris dengan 17 gol. Gol terakhir saat melawan QPR menambah pundi-pundi golnya menjadi 35 gol di Liga Premier sepanjang tahun 2011, mengalahkan rekor 34 gol dalam satu tahun Bersama Arsenal yang sebelumnya dipegang oleh Thierry Henry.

Penampilan konsisten Van Persie menjadi kunci kebangkitan Arsenal hingga bisa kembali ke 4 besar setelah terpuruk di awal musim. The Gunners tentu berharap Kapten mereka bisa mempertahankan performanya hingga akhir musim nanti.
Sumber

Ditulis Oleh : News Online // 9:05 PM
Kategori:

0 comments:

Post a Comment